Kadang hidup tidak perlu dikejar — ia hanya perlu dipahami. Di lereng Muria, para leluhur menanam ajaran tentang urip (hidup) dan laku (jalan yang dijalani). Hidup bukan sekadar soal mencari arah, tapi soal menemukan irama antara manusia, alam, dan yang Ilahi.

Dalam edisi Maossae kali ini, kita akan bersama Muhammad Zaini, Ketua Adat Kampung Budaya Piji Wetan, menelusuri makna cara urip lan laku — bagaimana manusia Muria menata keseharian, menjaga harmoni, dan berjalan dalam keseimbangan batin serta lingkungan.

Mari duduk lesehan, mendengarkan kisah yang tumbuh dari tanah sendiri, tentang laku yang sederhana tapi dalam, tentang cara-cara kecil menjaga kebudayaan agar tetap hidup di antara kesibukan zaman.

Rabu, 8 Oktober 2025 · Pukul 19.30 WIB – selesai
Depan Rumah Mas Aan, Perum Muria Indah, Kudus

Acara ini terbuka untuk umum.