Salah satu episode penting dalam sejarah industri kretek di Indonesia, khususnya di Kudus, terjadi saat menghadapi Krisis Malaise 1929–1936. Krisis yang mengguncang perekonomian dunia itu juga menerpa Kudus sebagai pusat industri kretek.

Bagaimana para pelaku usaha — seperti Nitisemito, si "Raja Kretek" — mampu bertahan atau bahkan mencari jalan keluar di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan? Apakah strategi mereka menjadi inspirasi bagi dunia usaha modern?

Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami lebih dalam dinamika sosial-ekonomi masyarakat Kudus pada masa tersebut. Tidak hanya relevan bagi pecinta sejarah, acara ini juga menawarkan wawasan bagi siapa saja yang tertarik pada industri kreatif dan daya tahan bisnis.

Mari membahasnya bersama Muhammad Akhlal, alumni sejarah Universitas Negeri Yogyakarta.

Rabu, 18 Desember 2024 · Pukul 19.30 WIB – selesai
Depan rumah Mas Aan, Perum Muria Indah, Kudus